Beranda Jepang Budaya & Gaya Hidup Mengenal Cerita Jepang Klasik (Bagian 1)

Mengenal Cerita Jepang Klasik (Bagian 1)

934
BERBAGI

Jepang dengan sejarah sastranya yang panjang menyimpan banyak sekali cerita, termasuk yang sampai sekarang masih bertahan dan diceritakan turun-temurun. Kalau Indonesia punya si kancil, Sangkuriang, dan lainnya, Jepang juga punya Momotaro, Kintaro, dan lainnya. Cerita-cerita ini masih amat dikenal oleh anak-anak di Jepang bahkan di Indonesia sampai sekarang. Penasaran?

5Momotaro

Momotaro adalah salah satu cerita rakyat paling dikenal di jepang juga paling disayang. Momotaro yang berarti “Taro Persik” (momo = buah persik) ini jadi nama yang amat umum di Jepang. Penggemar tokusatsu juga pasti tidak aneh dengan nama imajin dalam Kamen Riden Den-O yang bernama Momotarou.
Momotarou bercerita mengenai bayi bernama Momotarou yang turun ke bumi dengan hanyut di sungai dalam buah persik raksasa pada jaman Edo. Dia ditemukan oleh wanita yang tidak memiliki anak. Wanita itu membawa pulang dan bersama suaminya menemukan seorang anak di dalamnya ketika ingin memakan isi buah raksasa itu. Anak itu berkata bahwa ia dikirim dari surga sebagai anak mereka. Anak itupun dinamakan Momotarou karena keluar dari buah persik.
Setelah besar, Momotarou meninggalkan orang tuanya untuk bertarung melawan iblis di pulau yang jauh. Dalam perjalanan Momotarou bertemu dan berteman dengan anjing, monyet, juga burung merak yang bisa bicara. Bersama kawan-kawannya, Momotarou memasuki markas iblis dan mengalahkannya. Ia kembali ke desa dengan membawa harta karun dari iblis juga raja iblis sebagai tawanan. Sejak saat itu Momotarou dan keluarganya hidup sejahtera.

4Urashima Tarou

Urashima Tarou juga pernah digunakan sebagai nama untuk imajin biru di serial Kamen Riden Den-O. Hal itu karena imajin tersebut memiliki mecha berbentuk kura-kura dan jago memancing. Kisah Urashima Tarou ini bercerita mengenai Urashima tarou, nelayan yang menyelamatkan seekor kura-kura dalam perjalanannnya di samudera untuk mengunjungi kerajaan dewa naga. Sang putri memberikan hadiah kotak pada Urashima Tarou atas kebaikannya. Kotak itu akan memberikan kebahagiaan padanya selama tidak dibuka. Tapi tentu saja, Urashima Tarou membukanya ketika ia sampai ke daratan. Cerita ini mengajarkan hukuman bagi orang yang tidak taat pada aturan.

3Kaguyahime

Kaguyahime atau Putri Kaguya juga dikenal sebagai Cerita Batang Bambu dan merupakan cerita yang amat terkenal. Studio Ghibli yang legendaris bahkan menganimasikan serial ini selain studio animasi lainnya. Kisah ini menceritakan gadis misterius yang dipanggil Kaguya hime yang ditemukan ketika masih bayi dalam tanaman bambu yang bersinar. Kaguya ini juga disebut-sebut berasal dari Tsuki no Miyako atau Ibukota Bulan.

2Kintarou

Kintarou atau bocah emas adalah cerita yang amat populer di anak-anak seluruh Jepang. Nama Kintarou juga diangkat menjadi nama imajin dalam Kamen Riden Den-O. Hal ini dikarenakan Kintarou yang berbadan besar dan kuat ini mencerminkan Kintarou dalam cerita legenda yang berbadan amat kuat. walau ada banyak versi, cerita Kintarou masih berkisar mengenai anak laki-laki kuat yang dibawa ke dalam hutan dan menjadi teman para binatang.
Kintarou atau bocah emas ini bisa juga dibilang Tarzannya Jepang. Ia dibesarkan di alam liar dan sudah melawan banyak makhluk aneh. cerita Kintarou ini katanya berasal dari keinginan para orang tua memiliki anak yang tumbuh kuat dan berani, seperti Kintarou dalam cerita.

1Tanabata

Mungkin kita mengenal Tanabata sebagai Festival Bintang yang berlangsung sekitar 7 Juli atau 7 Agustus. Cerita yang membelakangi festival Tanabata ini juga cerita klasik yang romantis.
Tanabata ini berasal dari legenda Cina yang disebut Qixi dan dibawa ke Jepang pada abad ke8. Ini adalah cerita mengenai dua pasang manusia bernama Putri Orihime yang mengayunkan pakaian indah di sungai surga. Dia merasa bekerja terlalu keras mengayunkan pakaian itu sehingga dia merindukan cinta. Ayahnya, yang merupakan dewa surga amat mencintainya dan mempertemukannya dengan Hikoboshi, seorang penggembala sapi. Mereka langsung saling jatuh cinta dan menikah. Cinta mereka amat dalam ampai Orihime berhenti mengayunkan pakaiannya dan Hikoboshi membiarkan ternaknya berkeliaran di surga.
Ayah Orihime murka dan melarang mereka bersama, namun Orihime memohon supaya mereka tetap bisa bersama. Akhirnya ayah Orihime meringankan hukumannya, namun Orihime dan Hikoboshi hanya bisa bertemu sekali setahun pada tanggal 7 bulan 7.

(Lanjut di Bagian 2)